Bapak Syamsudin Penjual Kopi dan Rokok Ketengan

Meskipun sudah tidak memiliki sanak keluarga, Pak Syamsudin masih berusaha untuk mencari nafkah.
03.05.2018 Terminal Leuwi Panjang

Rp. 0

terkumpul dari target Rp. 1.000.000
  • 0% dana terkumpul
  • 0 hari lagi

Atau bantu kami untuk bagikan campaign ini

Bapak Syamsudin bercerita ia sudah tidak memiliki sanak keluarga dan juga tempat tinggal. Setiap malam beliau tidur di mushola terminal leuwi panjang. Tim KNB beberapa kali mencoba menawarkan tempat tinggal namun beliau tetap menolak.

Untuk bertahan hidup, sehari - harinya beliau berjualan kopi seduh di pintu masuk bis terminal lw. panjang. Penghasilan yang didapat sekitar Rp 10.000/harinya. Beliau mulai berjualan sekitar pagi hari sampai sore hari. Sebelumnya beliau pernah mengalami kecelakaan dan mengalami pergeseran tulang pinggang sehingga saat berjalan beliau harus menyeret kakinya

Saat tim mengunjungi beliau, beliau berdoa mengucapkan syukur dan tidak menyangka akan ada yang membantunya.